Saat Subuh ternyata adalah saat yang paling indah Allah ciptakan untuk manusia. Tapi, mengapa banyak muslim yang lalai dan malas bangun subuh dan shalat berjamaáh di masjid (untuk pria) ?
Bahkan ada satu pertanyaan yang patut kita renungkan :
Bagaimana mungkin agama Allah (SWT) akan kokoh berdiri di atas muka bumi ini di tangan orang-orang yang melalaikan kewajibannya kepada Allah (SWT)??
Disini akan kami rangkumkan beberapa keistimewaan bersholat subuh jamaah di Masjid dengan istiqomah.
Inilah keistimewaan-keistimewaan yang dimiliki Shalat Subuh :

1. PAHALA SHALAT SATU MALAM PENUH
Diriwayatkan Muslim dari Ustman Bin Affan ra. berkata, Rasulullah saw telah bersabda :

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِيْ جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ، وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِيْ جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلِ كُلَّهُ

Siapa yang shalat Isya’ berjamaah, seolah-olah bangun setengah malam (seperti shalat separuh malam). Siapa yang shalat Subuh berjamaah, maka bagaikan shalat semalam penuh.” (HR Muslim)

Mampukah Anda melaksanakan shalat malam satu malam penuh ?
Terkadang karena mengejar hikmah pahala satu kali waktu, muslim ikhlas mengerjakan dan mengejar malam lailatul Qadr hingga malam Lailatul Qadr seolah-olah adalah melebihi perkara yang FARDHU.

Mana yang lebih berat timbangannya di sisi Allah?
Ini bukan bermaksud untuk meremehkan nilai Malam Qadr. Saya memohon perlindungan Allah untuk hal ini. Malam Lailatul Qadr merupakan malam yang paling mulia dalam satu tahun dan juga lebih baik dari seribu bulan. Akan tetapi, tetap kedudukannya sebagai shalat sunnah dan tidak lebih utama daripada Shalat Wajib. Allah telah menjelaskan , wajib itu umumnya lebih utama dari yang sunnah. Allah menjelaskan dalam hadits Qudsi yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda :

"Tidak ada amal yang dikerjakan hambaKu --dengan maksud untuk mendekatkan diri kepadaKu--yang lebih aku cintai selain ibadah wajib yang Aku perintahkan kepadanya. Dan HambaKu terus mendekatkan diri padaKu dengan amalan sunnah sehingga Aku mencintainya"(HR. Al Bukhari).

Ada sebagian orang mengatakan bahwa doa malam Qadr akan dikabulkan. Itulah sebab banyak orang giat beribadah. BETUL SEKALI pendapat itu, akan tetapi apakah ini satu-satunya waktu yang dikabulkan Allah dalam satu tahun?
Sesungguhnya Allah memberikan kesempatan yang sama pada setiap saat dalam kehidupan Anda !!. Berikut Firman Allah yang menjelaskan :

وَيَسْتَجِيبُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَيَزِيدُهُم مِّن فَضْلِهِ

dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. (QS. As-shura (42) ayat 26)

Kewajiban Anda Hanyalah berdoa, niscaya Allah akan mengabulkan semua permintaan anda.
Di setiap malam terdapat saat - saat terkabulnya doa. Kesempatan ini hanya diketahui orang-orang yang bangun sebelum subuh., walau hanya sebentar. Saat-saat yang mulia. Bahkan ia merupakan kesempatan yang mulia sepanjang masa.

2. SUMBER CAHAYA DI HARI KIAMAT

Peristiwa besar pada hari kiamat menjadikan mukmin diterangi sinar cahaya yang menolongnya. Rincian peristiwa ini dipaparkan Allah dalam Kalam Nya yang Mulia :

(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mu'min laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada meraka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar".

Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.

Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mu'min) seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.

Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali".(QS. Al Hadid (57) ayat 12 s/d 15 )

Darimanakah orang mukmin mendapat cahaya agung itu pada saat hari yang gelap dan menakutkan itu ?
Cahaya itu adalah amal-amal perbuatan mereka yang banyak ketika di dunia. Di antara amalan itu adalah : SHALAT SUBUH BERJAMAÁH.

Rasulullah SAW bersabda :
Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat"(HR. Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah ).

Dalam kegelapan maksudnya Shalat Isya dan Shalat SUbuh.

Ini merupakan bantahan kepada sebagian muslim yang beranggapan bahwa shalat di rumah bersama istri dan anak lebih utama daripada di masjid. Karena Allah akan mengangkat derajat mereka (anak istri) agar memperoleh pahala jamaáh.

Namun Allah --yang membuat syariat dan Undang-undang -- membuat perintah muslim laki-laki untuk shalat di masjid dan memberi pahala yang sama pada perempuan yang shalat di rumah. Sedangkan pembiasaan anak untuk melaksanakan shalat jamaáh adalah dengan membawa mereka di masjid. Shalat di rumah hanya shalat sunnah, bukan shalat wajib (khusus pria mukmin).

3. SURGA YANG DIJANJIKAN

Diriwayatkan Abu Musa Al-Asyári bahwa Rasulullah SAW bersabda :
"Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk surga"
(HR Al - Bukhari )

Dua waktu yang dingin adalah Subuh dan Ashar.

*** MELIHAT ALLAH

Jabir bin Abdullah al-Bajalli berkata, “Kami berada di samping Nabi saw. pada suatu malam, maka Nabi melihat bulan purnama sambil berkata,

إِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ رَبَّكُمْ كَمَا تَرَوْنَ هَذَا الْقَمَرَ لاَتَضَامُّوْنَ فِيْ رُؤْيَتِهِ، فَإِنِ اسْـتَطَعْتُمْ أَنْ لاَ تُغْلَبُوْا عَلَى صَلاَةٍ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوْبِهَا فَافْعَلُوْا

“Kalian akan melihat Tuhan sebagaimana kalian melihat bulan ini, tidak silau karena melihatnya. Maka sebisa mungkin, jangan sampai dikalahkan untuk shalat sebelum terbit matahari (Subuh) dan sebelum terbenamnya (Ashar). Cepatlah kamu kerjakan!” (HR Bukhari dan Muslim)

Subhanalloh, kebaikan ini terdapat dalam Shalat Subuh, Bila Anda tahu sebagian orang islam yang mendengar kebaikan itu, kemudian tetap tidak bergerak untuk Shalat SUbuh, apa yang anda katakan pada mereka?

BUKANKAH INI BENAR-BENAR SUATU KEBODOHAN DAN KELALAIAN ?

*** SIKSA PEDIH BAGI YANG MELALAIKAN SHALAT SUBUH

Samurah bin Jundab ra. meriwayatkan bahwasanya Rasulullah saw bermimpi. Dalam mimpi ini, Rasulullah diperlihatkan adzab bagi orang berdosa dari orang muslim.

"Sesungguhnya telah datang kepadaku tadi malam dua tamu (Malaikat Jibril dan Mikail). Keduanya diutus kepadaku dan berkata "BERANGKATLAH". lalu saya pun pergi bersama mereka. Kami mendatangi orang yang sedang tidur dan lainnya berdiri tegak di atasnya membawa batu. Lalu tiba-tiba batu dilepaskan pada orang itu hingga hancur luluh kepalanya. Kemudian dia ambil kembali dan mengulanginya kembali saat kepala pulih kembali., lalu akan diulangi sebagaimana yang dilakukan pertama kali baginya. Rasulullah saw bertanya : "Subhanallah..apa ini?"Mereka berdua berkata :"Lanjutkan perjalanan...lanjutkan perjalanan.."(HR AL BUKHARI)

Begitu banyak persitiwa yang dialami beliau, tapi secara ringkas, kedua Malaikat tadi menjelaskan bahwa :
"Orang pertama yang telah Anda datangi tadi, yang memecahkan kepalanya dengan batu, ialah orang yang membawa Al Qurán namun mencampakkannya dengan begitu saja, dan tidur saat shalat wajib"..

**SHALAT SUNNAH QOBLIYAH SUBUH ADALAH SHALAT SUNNAH LEBIH MULIA DARIPADA DUNIA SEISINYA

Di antaranya Rasulullah SAW bersabda --yang diriwayatkan oleh Aisyah :

رَكْعَتَا اْلفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

"Dua Rakaat Fajar (shalat Sunnah sebelum subuh) lebih baik dari dunia se-isinya (HR MUSLIM, TIRMIDZI DAN AHMAD)

Ini baru shalat Sunnah nya..lalu bagaimana dengan dua rakaat fajar yang wajib?

Subhanalloh...Nilai yang sangat besar dan bukan disebabkan berdirinya lama atau panjangnya bacaan dalam dua rakaat ini. Bahkan Rasulullah saw pernah dan sering memendekkan bacaannya dalam shalat dua rakaat sebelum subuh ini.

Maka orang yang mampu meninggalkan dunia dan bangun sebelum waktu subuh kemudian menunaikan shalat fajar , dialah orang sukses dalam ujian. Sebagaimana ia tinggalkan dunia dan segala isinya untuk menunaikan shalat, maka ALlah memberikan pahala yang lebih besar untuk itu semua.

wahai pencari potongan dunia, bagaimana anda terlena dari sesuatu yang lebih baik dari dunia dan seisinya?

***PERLAKUAN KHUSUS KEPADA SHALAT SUBUH

Pertama, Shalat SUbuh merupakan Shalat yang pertama kali diwajibkan atas kaum muslimin disamping shalat Ashar

Kedua, Adzan Subuh berbeda dengan Adzan shalat fardhu lainnya yang empat.

Ketiga , Rasulullah memberikan doa khusus setelah shalat subuh yang berbeda dengan shalat lain.
(bacaan- doa khusus ini setelah wirid penutup shalat yang diwasiatkan Rasulullah seperti Subhanallah 33x, Alhamdulillah 33x, Allahu Akbar 33x, Astaghfirullah maka ditambahkan doa seperti :

La Illaha Illallah wahdahu la syarika lahu. Lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumit wahuwa ala kulli syaiin Qadiir..

Sebanyak 10 kali, ditulisnya 10 kali kebaikan, dihapus 10x kesalahan, diangkat 10kali derajatnya. Satu hari penuh ia terlindungi dari sesuatu yang tidak disukai , terlindungi dari setan, tidak ada dosa yang mencelakainya, kecuali syirik (HR.Tirmidzi, hasan shahih)

***LATIHAN HARIAN BAGI RUHANI

Dengan Shalat Subuh berjamaah di masjid tepat waktu menjadikan muslim berhati-hati dan disiplin atas ruhaninya agar bisa menjaga waktu subuhnya dan bisa istiqomah.

***PENGHAPUS DOSA SETENGAH USIA

Coba perhatikan hadits berikut ini :

Seorang muslim yang apabila datang waktu shalat wajib, menyempurnakan wudhu, kekhusukan dan ruku nya maka perbuatan nya tsb menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, selama ia tidak melakukan dosa besar dan itu sepanjang masa (HR. MUSLIM)

Masa antara Isya dan Subuh adalah masa terlama dibanding shalat-shalat lain., yaitu malam secara keseluruhan. Dengan demikian Shalat SUbuh menjadi penghapus dosa setengah hari dan shalat-shalat lain menjadi penghapus separuh harinya lagi. Itu berarti Shalat Subuh menjadi penghapus dosa setengah umur bagi yang selalu menunaikannya. Dan itu terjadi jika menjauhi dosa-dosa besar.

Alangkah indahnya Shalat Subuh Berjamaah di Masjid ....

0 komentar

Poskan Komentar

Berikan komentar anda tentang artikel di atas, komentar yang tidak sopan/spam tidak akan dipublikasikan :

Subscribe here